"DARAH POLITISI ANGELIA REGINA WENAS "BAWAAN LAHIR" WARISAN DARI ALMARHUM SANG AYAH JIMMY RICHARD WENAS"
SRIKANDI Partai Demokrat Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Angelia Regina Wenas,SE, (ARW), terus didorong maju bertarung dipemilihan legislatif (pileg), Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), Dapil 4 Bolaang Mongondow Raya, 2024 mendatang.
Mantan juara ajang pemilihan Ungke dan Momo Sangihe 2012, ini mulai ramai dibicarakan kalangan masyarakat. Memiliki kecerdasan mumpuni, jiwa sosial tinggi, dan karakter gigih, ditunjang wajah jelita. Itulah sebabnya ARW, yang pernah meraih gelar Momo Sangihe, dipercaya mampu mengemban tugas sebagai wakil rakyat BMR ke Gedung Cengkih, Kairgai, nama lain Gedung DPRD Sulut.
ARW adalah pengusaha muda yang sukses. Ia jebolan Fakultas Ekonomi, Program Studi Akuntansi Bisnis, lulusan 2015 di Universitas Tarumanagara (UNTAR), Jakarta Barat. Meski begitu ia memiliki darah politisi. Almarhum ayahnya adalah Jimmy Richard Wenas,SE, anggota DPRD Kabupaten Sangihe 2 periode dan sang ibu Adelin Palar Anggota DPRD Sangihe 1 periode dari Partai Golkar.
Angelia punya jiwa sosial tinggi. Ia mampu membaur dengan rakyat kecil sekaligus menarik simpati mereka. Sisi itu adalah warisan mendiang ayahnya JR Wenas. Salah satu tokoh yang sangat disegani warga Sangihe. Meski pendatang baru di jagad politik BMR, ARW terpanggil terjun sebagai politisi. Ia memiliki jiwa petarung dengan memilih Partai Demokrat, yang notabene di luar pemerinahan saat ini untuk perahu perjuangannya. Ia hendak membuktikan bahwa bukan hanya para petahana yang bisa meraih simpati rakyat.
Sebagai pendatang baru ARW berjanji akan menjadi lokomotif buat kalangan pemula. Kendati di tubuhnya tak mengalir darah Mongondow, ARW sudah menyatu dengan tanah Totabuan. Apalagi sang suami, Kevin Sumendap adalah anggota DPRD Boltim. Selain support suami dan keluarga, ia juga terinspirasi dengan tokoh legendaris dari Bolmong Raya, Hasan Datunsolang Manoppo, yang menjadi kepala Daerah di Kabupaten Sangihe Talaud pada era 1950-an.
Salah satu yang turut mendorong dirinya bertarung ke DPRD Provinsi Dapil BMR. ARW mengatakan dorongan terjun ke politik juga terinspirasi dari mendiang sang ayah. Yang tidak sekadar mengejar jabatan, tapi harus total terlibat dalam membangun daerah lewat manusianya.
‘’Semua hanyalah titipan Tuhan. Maka saat memiki jabatan publik, pergunakanlah sebaik mungkin untuk kebaikan orang banyak. Sebab hal itu akan dipertanggungjawabkan pada rakyat dan Tuhan yang Maha Mengadili. Ini yang jadi pegangan mendiang ayah dan pesan Ibu saya sebagai politisi di Sangihe,’’ tuturnya.
Soal membaur dengan rakyat, bukan barang baru baginya. Selaku anak politisi, ia sudah terbiasa semenjak kecil berada di tengahtengah masyarakat. Itu pula yang membentuk sikapnya soal konsep memberi dan berbagi. Baginya, jika memberi jangan berharap ada timbal balik. Justru berpikir bagaimana bisa terus berbagi untuk sesama."Saya banyak belajar dari jiwa sosial almarhum Ayah. Ayah mengajarkan kami untuk tetap berbagi dan menjadi berkat bagi orang banyak. Selagi saya mampu saya pasti bantu orang, walaupun terkadang ada kebaikan disalahgunakan. Saya lahir dari keluarga politisi di masa lampau. Dan Jika Tuhan berkenan melalui tangan rakyat, maka saya telah mempersiapkan diri untuk bertarung sebagai Calon Legislatif dari Partai Demokrat, untuk DPRD Provinsi Dapil 4 Bolmong Raya," ujar ibu dari dua orang putra ini, menutup pembicaraan.
Penulis: Buyung Algiffari Potabuga
artikel ini telah tayang di Manado Post Digital


Kerennnnn 🔥🔥🔥
BalasHapusthank you Tesa
Hapus