Jumat, 03 Maret 2023

Pensiun Dini untuk Jadi Pengusaha

Mantan Intel Polres Kotamobagu AIPDA Farok Disi Purnatugas

JALAN menuju sukses bisa datang dari mana saja. Meski sudah memiliki profesi menjanjikan, terkadang bisa jadi itu bukan pintu meraih kesuksesan. Begitulah keputusan dan jalan hidup yang diambil AIPDA Farok Disi. Ia memilih pensiun dini dari kepolisian untuk melanjutkan hidupnya menjadi seorang pengusaha. 

Sebelumnya AIPDA Farok Disi adalah anggota Intel Polres Kotamobagu, dan mantan anggota tim opsnal satuan reskrim Polsek Kotamobagu. Alih-alih terus meniti karier, Farok Disi justru ikhlas pensiun dini. Ia melakukan itu karena ingin menjadi seorang pengusaha sukses. Juga ingin lenih mendekatkan diri dan berbaur tanpa batas kedinasan dengan warga tempat ia tinggal, di Desa Moyongkota Kecamatan Modayag Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara. 

“Saya memilih berhenti dari dinas kepolisian dan pensiun dini atas permintaan sendiri. Saya ingin berwiraswasta dan lebih mendekatkan diri dengan masyarakat, khususnya masyarakat Moyongkota, dan seluruh warga di Boltim pada umumnya,” jelas Papi FD, sapaan akrabnya. 

Farok Disi memulai karir di kepolisian pada 2000 dan memilih penisun dini 2023.


Terhitung 22 tahun 2 bulan ia mengabdi menjadi anggota polri. “22 tahun 2 bulan mengabdikan diri di kepolisian RI. Inisaatnya saya memilih penisun dini agar bisa lebih konsentrasi pada usaha yang sedang saya jalani,” pungkasnya. 

Kepada Jajaran institusi Polri, khususnya Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara (Sulut), Faruk Disi mengucapkan rasa terima kasih karena telah menyetujui pengunduran dirinya. Ia pun telah dipurna-tugaskan terhitung sejak 1 Maret 2023. 

“Alhamdulillah Terimakasih Kepada Pimpinan Tertinggi Kepolisian Daerah Sulawesi Utara, Bapak Kapolda Sulut. Selama 22 tahun 2 bulan, saya bekerja dan hari ini saya di purna-tugaskan dan di nyatakan Pensiun Dini Atas permintaan sendiri. Ucapan terima kasih pula saya sampaikan kepada seluruh rekan-rekan anggota yang selama ini pernah dinas bersama. Jika ada salah dan khilaf saya secara pribadi dan keluarga memohon maaf yang sebesar besarnya,’’ ucap Farok, suami dari Sekretaris Kecamatan Modayag, Imelda A Mamonto. 

Ayah tiga anak, Gagha Diandra Disi, Gathan Alfarouk Disi, dan Gadis Alesia Disi, ini juga menitip pesan dan tetap memotivasi teman-teman Anggota Polri yang pernah sama-sama bertugas dengannya, agar tetap menjadi Petugas Polri yang memiliki tanggung jawab, dan memberikan dedikasi yang seutuhnya selama menjalankan tugas. 

“Kepada teman-teman saya anggota polri yang masih bertugas, jangan pernah patah semangat dalam menghadapi ujian, cobaan dan tantangan dalam bertugas. Karena ke depan polisi punya tanggung jawab yang begitu besar untuk diemban. Kuncinya adalah kesabaran dalam menghadapi tantangan, tetap sabar dan ikhlas dalam penugasan,” urai pria kelahiran Ternate 20 Maret 1979, yang pensiun di pangkat terakhir, Aipda.



penulis: Buyung Potabuga

artikel ini juga sudah tayang di manado post digital

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Benny Rhamdani Dan Suara Keberanian dalam Politik Indonesia

Keberanian Menyuarakan Kebenaran di Tengah Risiko Keberanian adalah sebuah sikap yang seringkali langka ditemui, terutama dalam dunia politi...